- Back to Home »
- DropBox
Posted by : Michael Agung Setyolaksono
Senin, 10 November 2014
DropBox
1.
Sejarah
DropBox
Pendiri Dropbox, Drew Houston memperoleh ide mengenai setelah USB
Drive miliknya beberapa kali
tertinggal ketika ia menjadi murid di MIT. Ia mengatakan bahwa layanan yang
tersedia saat itu bermasalah dengan penggunaan internet yang tidak dimaksimalkan, ukuran data yang besar,
banyaknya error dan kesalahan, serta
tidak praktis dan membingungkan banyak orang. Ia lalu mulai menciptakan sesuatu
untuk dirinya sendiri, namun lalu menyadari bahwa hal ini dapat menguntungkan
orang lain yang memiliki masalah yang sama. Houston lalu mendirikan Dropbox, Inc. pada tahun 2007, dan tidak
lama setelah itu mendapatkan dana awal dari Y
Combinator. Dropbox secara resmi
diluncurkan pada acara TechCrunch50,
sebuah konferensi teknologi tahunan pada tahun 2008.
Dikarenakan adanya perselisihan mengenai
merek dagang antara Evenflow
(perusahaan yang membawahi Dropbox)
dan Proxy, Inc., nama domain resmi
dari Dropbox adalah "getdropbox.com" hingga Oktober
2009, lalu kemudian akhirnya mereka berhasil memperoleh nama domain mereka saat ini, "dropbox.com".
Di Laporan Pangsa Pasar Desember 2010, OPSWAT melaporkan bahwa Dropbox telah menguasai 10,41% dari
pasar Backup Client di seluruh dunia,
berdasarkan angka instalasi Dropbox.
Pada Mei 2011, Dropbox melangsungkan penawaran dengan penyedia layanan mobile dari Jepang, Softbank dan Sony Ericsson.
Salah satu bagian dari perjanjian tersebut adalah Dropbox akan tersedia di perangkat mobile mereka. Setahun sebelumnya, pada Mei 2010, pengguna Dropbox di Cina kesulitan dalam
mengakses Dropbox. Tidak lama
kemudian, Dropbox mengkonfirmasi
bahwa mereka telah diblokir di Cina. Bila melihat fakta bahwa banyak dari
penyensoran di Cina terjadi pada layanan populer dan memiliki nama besar, maka
hal ini dapat menjadi bukti betapa pesatnya popularitas Dropbox dan banyaknya pengguna dalam ranah internasional.
1.
Teknologi
Baik server atau desktop client
Dropbox, keduanya ditulis dengan Python. Dropbox menggunakan sistem
penyimpanan Amazon's S3 untuk
menyimpan data, walaupun Houston telah menyatakan bahwa
Dropbox mungkin akan mengubah ke
penyedia jasa penyimpanan lainnya suatu saat nanti. Dropbox juga menggunakan transfer
SSL untuk sinkronisasi dan menyimpan
data lewat enkripsi AES-256.
Klien Dropbox
memungkinkan para pengguna untuk meletakkan data apapun menjadi sebuah berkas,
yang kemudian dapat dihubungkan dengan layanan internet Dropbox dan ke
komputer dan perangkat yang dimiliki pengguna-pengguna lainnya, yang juga
memiliki klien Dropbox. Pengguna juga
bisa mengunggah data secara manual lewat web
browser. Dropbox dapat menjadi
alternatif dari sneakernet (transportasi fisik lewat media yang dapat
dipindahkan), dan bentuk tradisional lainnya dari transfer data, seperti FTP
atau lampiran e-mail.
2.
Keungulan
Dropbox
a.
Fleksibel
Dengan fitur cloud yang fleksibel atau bisa diakses
dimana saja tentu memudahkan kita dalam mengakses data, tetapi tidak semua
aplikasi cloud fleksibel karena ada
juga yang tidak menyediakan aplikasi untuk OS tertentu jadi kita hanya bisa
mengakses lewat browser. Dengan Dropbox hampir semua bisa digunakan
digunakan disemua OS populer seperti Windows, iOS, Mac, ubuntu, dan Android.
b.
Mengontrol
sesuka hati
Dropbox
memberikan hak sepenuhnya pada file
yang kita unggah, selama kita tidak mengahapus file tersebut, file itu
akan akan tetap ada dan tidak akan dihapus oleh pihak Dropbox.Kita juga bisa membagikan folder teman walaupun memakai komputer yang berbeda jadi jika kita
mengelola folder itu baik di delete atau edit, maka secara otomatis kamu juga mengubah folder itu dikomputer temanmu dan sebaliknya, dengan syarat anda
harus meng-invite teman ke folder anda.
c.
Dapat
di redelete dan undo
Keunggulan
Dropbox yang paling bagus yaitu
terdapat fitur redelete dan undo changes
file dengan jangka waktu maksimal 30
hari, tentu hal ini sangat membantu anda apabila anda menghapus file secara tidak sengaja/ membutuhkan file itu lagi.
