- Back to Home »
- Konfigurasi ClearOS Untuk Management Data
Posted by : Michael Agung Setyolaksono
Senin, 03 November 2014
Konfigurasi
ClearOS Untuk Management Data
Untuk instalasi aplikasi dan konfigurasi server ClearOS, ikuti langkah-langkah berikut:
1. Pastikan server
yang anda miliki sudah terinstal ClearOS
dan terkoneksi dengan jaringan internet.
2. Pastikan anda berada pada suatu jaringan WAN/LAN yang sama dengan server.
3.
Untuk mengakses server ClearOS gunakan web
browser yang anda miliki, lalu masukan IP server pada kolom Address bar
dengan menambahkan port “:81” pada
IP. Contoh: https://192.168.18.23:81/ .
Gambar
3.1, Tampilan Awal.
4.
Masukan Username
anda “root” dan Password yang telah
anda berikan saat menginstal ClearOS.
5.
Untuk menginstal aplikasi pada ClearOS, ClearOS telah mempermudah user
dengan menu Marketplace.
Gambar 3.2, Interface
dan lokasi menu marketplace.
6.
Pada tampilan pada gambar (3.2), masukan nama aplikasi yang kita
perlukan pada kolom search. Aplikasi
yang diperlukan dalam management data
adalah sebagai berikut:
a. Web server,
b. FTP server,
c. Windows networking,
d. Flax share,
e. Mysql server,
f.
Dropbox,
g.
Administrator.
7.
Setelah semua aplikasi terinstall pastikan Web server, FTP server, Mysql server, windows networking dalam keadaan Running.
a.
Server à Fileà Web server
Gambar
3.4, FTP server dalam keadaan Running.
c.
Serverà Database
àMysql
server
d.
Serverà File àWindows networking
8.
Tambahkan incoming
firewall, Networkà Firewallà incoming firewall.
Gambar
3.7, incoming firewall.
9.
Pada gambar (3.7), Klik Add.
10. Pada
gambar (3.8), Pilih service yang
ingin dijalankan dan klik Add. Service yang dijalankan pada management data adalah sebagai berikut:
a.
SMB,
b.
SMB
over TCP,
c.
FTP,
d.
HTTP.
11. Setelah
semua service dijalankan, kita
tinggal membuat folder yang di
perlukan untuk keperluan shareing
pada suatu jaringan. Buka Flexshare Server
à File à Flexshare.
12. Pada
gambar(3.9), Klik Add.
13. Pada
gambar(3.10), Share name diisi dengan
nama sesuai keinginan anda dan klik Add
jika anda sudah selesai. Contoh: Balaitekkom.
14. Setelah
selesai anda di anjurkan untuk mengedit Option
Windows File Share. hal ini di perlukan agar folder anda dapat di akses oleh User
client.
Gambar
3.11, Windows file share.
15. Untuk
mengakses folder tersebut kita harus
membuat sebuah username baru untuk
digunakan oleh user client. SystemàAccountàUsers.
16. Pada
gambar(3.12), Klik Add.
17. Pada
gambar(3.13), isikan data yang ada dengan lengkap dan masukan password yang ada ingin masukan untuk user client anda lalu klik add.
18. Untuk
mengakses folder tersebut secara
lokal anda tinggal memasukan path folder
dengan IP server. Contoh:
//192.168.18.23/ .
19. Lalu
masukan User client yang anda buat
beserta password-nya.
Gambar
3.15, folder yang dapat diakses.
N.B: Folder
“agung” terbuat secara otomatis saat kita memasukan Username.
20. Untuk
mengaakses dengan menggunakan jaringan internet,
User client harus di sinkronkan
dengan Dropbox. Login Server menggunakan User
client.
21. Langkah
pertama, anda di beri pilihan untuk membuat akun Dropbox atau menggunakan akun Dropbox
yang anda miliki sebelumnya.
Gambar 3.17, Langkah pertama.
Gambar 3.17, Langkah pertama.
22. Jika
anda memilih “Create Dropbox account”,
maka anda akan disarankan untuk membuat akun Dropbox terlebih dahulu.
Gambar 3.18, Sign In akun Dropbox.
Gambar 3.18, Sign In akun Dropbox.
Gambar
3.19, langkah kedua.
Gambar 3.20,
Sinkron User client dengan account Dropbox.
24.
Maka
otomatis folder yang dimilik oleh User client akan ditambahkan folder dropbox.
Gambar 3.21, folder Dropbox..
25.
Dengan
ini konfigurasi ClearOS & Dropbox berhasil dilakukan.





















